Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 Juli 2014
Selasa, 22 Juli 2014
Minggu, 20 Juli 2014
8 Kampus Universitas Swasta Termahal di Indonesia (Update Terakhir2013)
Biaya kuliah menjadi pertimbangan utama bagi orangtua ketika memasukkan anak mereka ke perguruan tinggi. Tentu saja biaya kuliah harus sesuai dengan kantong orangtua.
Sebuah blog menuliskan, delapan perguruan tinggi swasta dengan biaya perkuliahan paling mahal. Kategori mahal terbagi menjadi tiga, yakni sangat mahal dengan kisaran minimal Rp100 juta atau lebih, cukup mahal (Rp80 juta-Rp100 juta), dan relatif mahal dengan rentang biaya terlalu jauh, yakni Rp50 juta-Rp100 juta.
Pemilihan kedelapan kampus swasta ini berdasarkan beberapa kriteria penilaian, yaitu asumsi total biaya selama 8-10 semester merupakan program reguler, bukan kelas internasional bukan biaya kuliah untuk program studi kedokteran, kedokteran gigi, maupun medis hanya murni biaya pendidikan, belum termasuk sumbangan sukarela serta total biaya terbagi menjadi dua, yaitu minimal dan maksimal. Disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.
Kategori sangat mahal
1. President University
http://www.president.ac.id/
Kampus yang berada di daerah Cikarang, Jawa Barat, ini merupakan kampus internasional kedua di Indonesia. Berdiri pada 2001, kampus ini mematok biaya perkuliahan sebesar Rp25 juta per semester. Jika dihitung, untuk mencapai gelar S-1, dibutuhkan biaya Rp250 juta.
2. Swiss German University (SGU)
http://www.sgu.ac.id/
Berdiri pada 2000 lalu, SGU merupakan kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Dengan suasana kompleks yang nyaman dan asri, kampus yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, ini menetapkan biaya kuliah mulai dari Rp24 juta-Rp28 juta per semester. Jadi, untuk memperoleh gelar S-1, orangtua harus mengeluarkan dana sebesar Rp223 juta-Rp247 juta.
Kehadiran tenaga pengajar asing, mungkin menjadi salah satu alasan kampus ini mematok harga yang cukup mahal.
3. Universitas Pelita Harapan (UPH)
http://www.uph.edu
Kampus yang berdiri sejak 1996 ini memiliki biaya rata-rata kuliah sebesar Rp9 juta-Rp15 juta tiap semester. Sementara, biaya yang harus dikeluarkan hingga meraih titel sarjana adalah sebesar Rp130 juta-Rp200 juta.
Kampus yang menjadi tempat kuliah beberapa selebriti seperti si kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata, serta Marshanda ini memberikan fasilitas sesuai dengan biaya perkuliahan. Mulai dari pusat olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, hingga pusat perbelanjaan ada di kampus yang berlokasi di Lippo Karawaci ini.
Kategori cukup mahal
4. Universitas Ciputra (UC)
http://www.ciputra.ac.id
Meski terbilang baru berdiri, yakni pada 2006 lalu, universitas yang didirikan oleh Ir. Ciputra ini mematok harga yang cukup mahal untuk biaya perkuliahan terutama untuk kota seukuran Surabaya. Rata-rata biaya kuliah Rp9 juta-Rp16 juta. Sehingga untuk perkuliahan selama 8-10 semester, dibutuhkan Rp83 juta-Rp160 juta.
5. Universitas Trisakti (Usakti)
http://www.trisakti.ac.id/
Sejak berdiri 46 tahun lalu hingga 1998, Usakti menjadi kampus swasta favorit bagi calon mahasiswa baru. Namun, setelah 1998 dengan bermunculan kampus baru yang cukup banyak, peminat Usakti menjadi menurun.
Kampus tempat Nycta Gina alias Jeng Kelin berkuliah ini memiliki biaya kuliah rata-rata Rp9 juta-Rp12 juta tiap semester. Sehingga untuk meraih S-1, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp90 juta-Rp120 juta.
Kategori relatif mahal
6. Universitas Tarumanegara (Untar)
http://www.tarumanegara.ac.id
Kampus yang merupakan tetangga Usakti di Grogol, Jakarta Barat juga mematok biaya kuliah yang cukup mahal. Pasalnya, untuk biaya perkuliahan tiap semester, harus merogoh kocek sebesar Rp7 juta-Rp10 juta. Maka, untuk meraih gelar sarjana di kampus yang juga dimiliki oleh Ciputra, diperlukan biaya sebesar Rp65 juta-Rp120 juta.
7. Universitas Bina Nusantara (Binus)
http://www.binus.ac.id
Kampus yang terkenal dengan jurusan Teknologi Informasi ini mematok biaya kuliah sebesar Rp6 juta-Rp9 juta tiap semester. Biaya yang harus dikeluarkan selama 8-10 semester yakni Rp61 juta-Rp107 juta.
8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)
http://www.atmajaya.ac.id
Kampus yang berlokasi di Semanggi, Jakarta Selatan ini memiliki biaya kuliah yang relatif mahal. Sebab, teradapat program studi dengan biaya kuliah cukup murah, namun ada pula beberapa program studi dengan biaya yang cukup mahal.
Kampus yang menjadi favorit dalam jurusan psikologi ini memiliki rata-rata biaya kuliah Rp3 juta-Rp10 juta per semester. Sehingga, untuk meraih gelar sarjana pada kampus dengan jaket almamater berwarna oranye ini dibutuhkan Rp25 juta-Rp110 juta.
(eoc)
Rabu, 25 Juni 2014
Senin, 23 Juni 2014
Gambar Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan Beserta Keterangannya
eoc- Gambar Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan Beserta Keterangannya kami bagikan di bawah untuk sahabat semua. Seperti kita tahu bahwa sel hewan dan tumbuhan memiliki beberapa perbedaan yang sangat mendasar. Anda bisa mencermati beberapa perbedaan itu lewat gambar tabel perbedaan kedua sel di bawah ini.
![[Image: perbedaan-sel-hewan-dan-sel-tumbuhan.JPG]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPDmdaxvk-NS23Kp1KiIwXFJCtbSemTTWR-sW5oUvmqAF_c_1KiSZ8BngUpNrfLVZwnX5lYA5Hw2CuDfcjKDn4yNJemB_Yrm_ORzzhY1WKYSYzVb3Q2REEgUGgiNbPs2gmtTIm7-4OUB8/s1600/perbedaan-sel-hewan-dan-sel-tumbuhan.JPG)
Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewanDari beberapa pembeda itulah kita bisa menyimpulkan sebuah organisme akan masuk dalam kingdom apa. Sangat jelas sekali perbedaan antara keduanya.
Gambar di bawah merupakan skema dari gambar sel hewan dan sel tumbuhan beserta keterangannya.
![[Image: gambar-sel-hewan.gif]](//2.bp.blogspot.com/-tiJPdsxuW4E/UDnH_xOCp9I/AAAAAAAACkA/mNRXuhoRRWY/s1600/gambar-sel-hewan.gif)
[b]Gambar Sel Hewan Dan Keterangannya[/b]
![[Image: gambar-sel-tumbuhan.gif]](//1.bp.blogspot.com/-py5B-cxudFs/UDnILzYy_2I/AAAAAAAACkI/7AxPmjnZcWk/s1600/gambar-sel-tumbuhan.gif)
[b]Gambar Sel Tumbuhan Beserta Keterangannya[/b]
Apparatus Golgi : Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Badan Golgi ini ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi.
![[Image: golgi.png]](//4.bp.blogspot.com/-68MenTUG0CQ/UDnIuppGioI/AAAAAAAACkQ/FNLzBjTxaBw/s400/golgi.png)
Gambar golgi
Vesikel Golgi: Sebuah badan terikat membran yang terbentuk oleh "tunas" dari aparatus Golgi. Ini mengandung protein (glikoprotein), seperti enzim pencernaan, dan berpindah ke sel (plasma) membran. Vesikel Golgi membuang isinya ke luar sel melalui proses yang disebut exocytosis. Beberapa vesikel Golgi menjadi lisosom yang terhubung dalam pencernaan intraseluler.
Vesikel Pinocytotic: Sebuah vakuola membran-terikat dibentuk oleh jenis tertentu yang disebut endositosis pinocytosis.
Lisosom: Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Di dalamnya, organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. Fungsi utama lisosom adalah endositosis, fagositosis, dan autofagi.
Pada tumbuhan organel ini lebih dikenal sebagai vakuola, yang selain untuk mencerna, mempunyai fungsi menyimpan senyawa organik yang dihasilkan tanaman.
Peroksisom: Sebuah membran-terikat organel yang mengandung enzim tertentu yang diimpor dari sitoplasma (sitosol). Misalnya, peroksisom tertentu mengandung enzim katalase yang cepat rusak hidrogen peroksida beracun ke dalam air dan oksigen. Reaksi ini dapat dengan mudah dibuktikan dengan menuangkan beberapa hidrogen peroksida pada daging mentah atau luka terbuka.
Glikolisis: Sebuah jalur oksidasi anaerobik luar mitokondria di mana glukosa dioksidasi menjadi piruvat dengan keuntungan bersih dari 2 molekul ATP. Piruvat diubah menjadi kelompok 2-karbon asetil yang memasuki siklus Krebs dalam mitokondria.
Mitokondria: Membran-terikat organel dan tempat respirasi aerobik dan produksi ATP. Energi dari oksidasi langkah demi langkah glukosa (disebut Krebs atau siklus asam sitrat) digunakan untuk menghasilkan molekul adenosin trifosfat (ATP). Siklus Krebs dimulai ketika sekelompok 2-karbon asetil menggabungkan dengan kelompok 4-karbon untuk membentuk sitrat 6-karbon. Termasuk glikolisis (yang terjadi di luar mitokondria), total 38 molekul ATP yang dihasilkan dari satu molekul glukosa.
Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewanDari beberapa pembeda itulah kita bisa menyimpulkan sebuah organisme akan masuk dalam kingdom apa. Sangat jelas sekali perbedaan antara keduanya.
Gambar di bawah merupakan skema dari gambar sel hewan dan sel tumbuhan beserta keterangannya.
![[Image: gambar-sel-hewan.gif]](http://2.bp.blogspot.com/-tiJPdsxuW4E/UDnH_xOCp9I/AAAAAAAACkA/mNRXuhoRRWY/s1600/gambar-sel-hewan.gif)
[b]Gambar Sel Hewan Dan Keterangannya[/b]
![[Image: gambar-sel-tumbuhan.gif]](http://1.bp.blogspot.com/-py5B-cxudFs/UDnILzYy_2I/AAAAAAAACkI/7AxPmjnZcWk/s1600/gambar-sel-tumbuhan.gif)
[b]Gambar Sel Tumbuhan Beserta Keterangannya[/b]
Apparatus Golgi : Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Badan Golgi ini ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi.
![[Image: golgi.png]](http://4.bp.blogspot.com/-68MenTUG0CQ/UDnIuppGioI/AAAAAAAACkQ/FNLzBjTxaBw/s400/golgi.png)
Gambar golgi
Vesikel Golgi: Sebuah badan terikat membran yang terbentuk oleh "tunas" dari aparatus Golgi. Ini mengandung protein (glikoprotein), seperti enzim pencernaan, dan berpindah ke sel (plasma) membran. Vesikel Golgi membuang isinya ke luar sel melalui proses yang disebut exocytosis. Beberapa vesikel Golgi menjadi lisosom yang terhubung dalam pencernaan intraseluler.
Vesikel Pinocytotic: Sebuah vakuola membran-terikat dibentuk oleh jenis tertentu yang disebut endositosis pinocytosis.
Lisosom: Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Di dalamnya, organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. Fungsi utama lisosom adalah endositosis, fagositosis, dan autofagi.
Pada tumbuhan organel ini lebih dikenal sebagai vakuola, yang selain untuk mencerna, mempunyai fungsi menyimpan senyawa organik yang dihasilkan tanaman.
Peroksisom: Sebuah membran-terikat organel yang mengandung enzim tertentu yang diimpor dari sitoplasma (sitosol). Misalnya, peroksisom tertentu mengandung enzim katalase yang cepat rusak hidrogen peroksida beracun ke dalam air dan oksigen. Reaksi ini dapat dengan mudah dibuktikan dengan menuangkan beberapa hidrogen peroksida pada daging mentah atau luka terbuka.
Glikolisis: Sebuah jalur oksidasi anaerobik luar mitokondria di mana glukosa dioksidasi menjadi piruvat dengan keuntungan bersih dari 2 molekul ATP. Piruvat diubah menjadi kelompok 2-karbon asetil yang memasuki siklus Krebs dalam mitokondria.
Mitokondria: Membran-terikat organel dan tempat respirasi aerobik dan produksi ATP. Energi dari oksidasi langkah demi langkah glukosa (disebut Krebs atau siklus asam sitrat) digunakan untuk menghasilkan molekul adenosin trifosfat (ATP). Siklus Krebs dimulai ketika sekelompok 2-karbon asetil menggabungkan dengan kelompok 4-karbon untuk membentuk sitrat 6-karbon. Termasuk glikolisis (yang terjadi di luar mitokondria), total 38 molekul ATP yang dihasilkan dari satu molekul glukosa.
Jumat, 20 Juni 2014
Ekonomi Makro dan Mikro
1. Ekonomi Makro
Ilmu ekonomi makromempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
- Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
- Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
- Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.
2. Ekonomi Mikro
Sementara ilmu ekonomi mikromempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga. Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.
Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro
Dilihat dari | Ekonomi Mikro | Ekonomi Makro |
Harga | Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja) | Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan) |
Unit analisis | Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan | Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbu8han ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. |
Tujuan analisis | Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat. | Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan |
- Masalah kemiskinan
Upaua penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya program IDT (Inpres Desa Tertinggal), KUK (Kredit Usaha Kecil), KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) PKT (Program Kawasan Terpadu), GN-OTA dan program wajib belajar.
- Masalah Keterbelangkangan
Masalah yang dihadapi adalah rerndahnya tingkat pendapatan dan pemerataannya, rendahnya pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya fasilitas umum, rendahnya tingkat disiplin masyarakat, renddahnya tingkat keterampilan, rendahnya tingkat pendidikan formal, kurangnya modal, produktivitas kerja, lemahnya manajemen usaha. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM, pertukranan ahli, transper teknologi dari Negara maju.
- Masalah pengangguran dan kesempatan kerja
Masalah pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan kesempatan kerja yang tersedia. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memeiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan investasi baru, terutama yang bersifat padat karya, pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan kerja
- Masalah kekurangan modal
Kekurangan modal adalah suatu cirri penting setiap Negara yang memulai proses pembangunan. Kekurangan modal disebabkan tingkat pendapatan masyarakat yang rendah yang menyebabkan tabungan dan tingkat pembentukan modal sedikit. Cara mengatasinya memlaui peningkatan kualitas SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif.
Peran dan Fungsi Pemerintah di Bidang Ekonomi
- Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial politik, hokum, pertahanan dan keamanan.
- Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public, seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan, dan telepon.
- Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.
Kamis, 19 Juni 2014
Rabu, 18 Juni 2014
Inilah Pencipta Logo OSIS dan Pencetus PASKIBRAKA
Bagi anda yang masih sekolah pasti disetiap saku bajunya terpasang sebuah logo bertuliskan OSIS, lalu apakah anda semua tahu siapa pembuat dan arti dari logo tersebut ?
Mari kita sedikit mundur kebelakang untuk bisa mengenang pembuat logo tersebut. Beliau adalah H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT (lahir di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, 20 Juli 1933), menghabiskan masa kecil di daerah kelahirannya, sampai tamat SMP di Purwakarta dan pindah ke Jakarta saat masuk SMA. Sejak kecil, jiwa seni sudah terlihat dalam dirinya. Tak heran bila setamat SMA Idik memilih seni rupa sebagai pilihan profesinya dengan menamatkan pendidikan sebagai sarjana seni rupa di Departemen Ilmu Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 9 April 1960.
Idik Sulaeman memulai kariernya di Balai Penelitian Tekstil (1960-1964). Pada 1 Februari 1965 ia diangkat menjadi Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan yang saat itu dijabat Mayjen TNI dr. Azis Saleh.
Dunia seni dan tekstil harus ditinggalkannya karena pindah kerja ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), sebagai Kepala Dinas Pengembangan dan Latihan pada 1 Desember 1967. Saat inilah, ia banyak membantu Husein Mutahar dalam mewujudkan gagasannya membentuk Paskibraka.
Bersama dengan para pembina lainnya, Idik membantu Mutahar menyempurnakan konsep pembinaan Paskibraka. Pasukan yang pada tahun 1966 dan 1967 diberi nama Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, pada tahun 1973 mendapat nama baru yang dilontarkan oleh Idik. Nama itu adalah PASKIBRAKA, yang merupakan akronim dengan kepanjangan PASuKan PengIBar BendeRA PusaKA.
Selain memberi nama, Idik juga menyempurnakan wujud Paskibraka dengan menciptakan Seragam Paskibraka, Lambang Korps, Lambang Anggota, serta Tanda Pengukuhan berupa Lencana Merah-Putih Garuda (MPG) dan Kendit Kecakapan.
Pada 30 Juni 1975, ia diangkat menjadi Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pembinaan Kegiatan di Direktorat Pembinaan Generasi Muda (Ditbinmud). Pada 9 Maret 1977, ia mencapai posisi puncak di Ditbinmud setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga (Ditjen PLSOR). Tiga tahun penuh ia benar-benar menjadi ”komandan” dalam latihan Paskibraka, yakni Paskibraka 1977, 1978 dan 1979.
Pada 24 November 1979, Idik ditarik ke Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Dikdasmen) dan menjabat Direktur Pembinaan Kesiswaan sampai 15 November 1983. Selama empat tahun itu, dengan latar belakang pendidikan seni rupa dan pengalaman kerja di bidang tekstil, Idik mencatat sejarah dalam penciptaan seragam sekolah yang kita kenal sampai sekarang: SD putih-merah, SMP putih-biru dan SMA putih-abu-abu, lengkap dengan lambang sekolah dasar (SD) dan OSIS yang kini selalu melekat di saku kiri seragam sekolah.
Namun kini beliau telah wafat pada hari 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 4 April 2013 pada pukul 08.45 WIB di RS Siloam karena stroke. Meninggalkan sang istri Aisah Martalogawa dan tiga orang anak, yakni Ir. Ars Isandra Matin Ahmad (yang beristrikan Ir.ars Retno Audite), Isantia Dita Asiah (yang bersuamikan Drs. Mohammad Imam Hidayat), dan Dra Isanilda Dea Latifah yang bersuamikan Ari Reza Iskandar). Dari ketiganya, Idik memiliki enam orang cucu, masing-masing 3 cucu laki-laki dan 3 cucu perempuan.
Bagi agan yang tidak tahu atau lupa arti lambang OSIS dan PASKIBRAKA, monggo cek keterangan dibawah :
![[Image: images.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnIeAwOJnPVUFuPmWJJovNon9EFexsMjBV5DbvEVbyZ8XrNkobn3qALXS-MlKHX4LthHETmrV8J4MHQKNavL5HoYu6SXnOkTDQZQR3FfNlRTJzq2OIDVwZU-GOGDqDanmHRzHdsPBNBF8/s1600/images.jpg)
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.
Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.
Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.
Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.
Warna coklat
dapat berarti sifat kedewasaan dan sikap rela berkorban bagi tanah air.
Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.
Spoilerfor "Lambang PASKIBRAKA":
Lambang dari organisasi PASKIBRAKA adalah bunga teratai
Tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibra harus belajar, bekerja, dan berbakti
Tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pasukan Pengerek Bendera Pusaka". Barulah pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.
Riwayat Hidup H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT
Lahir :Kuningan, Jawa Barat, 20 Juli 1933
Pendidikan :
[*] Sekolah Rakyat di Tasikmalaya[*] SMP Tasikmalaya dan Purwakarta[*] SMA Boedi Oetomo Jakarta[*] Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, 1954-1960
Istri : Aisah Martalogawa
Anak :
Isandra Matin ahmad
Isantia Dita Aslah
Isanilda Dea Latifah
Pekerjaan :
Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga, 1977-1979
[*] Direktur Pembinaan Kesiswaan Ditjen Pebinaan Dasar dan Menengah, 1979-1983[*] Dosen Fakultas Teknik Universitas Trisakti , 1985-2003[*] Pembantu Rektor III Universitas Trisakti, 1989
Riwayat kepanduan :
[*] Pandu perintis di Pandu Rakyat tasikmalaya, 1946[*] Pandu pawang di Purwakarta, 1950[*] Pandu penuntun di Jakarta[*] Andalan Nasional Pengurus Himpunan Pandu dan Pramuka Werda, 1998
Penghargaan :
Wibawa Seroja Nusantara
Bintang Jasa Pratama Karya Satya XXX
(source: google-buku-eocforum)
Mari kita sedikit mundur kebelakang untuk bisa mengenang pembuat logo tersebut. Beliau adalah H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT (lahir di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, 20 Juli 1933), menghabiskan masa kecil di daerah kelahirannya, sampai tamat SMP di Purwakarta dan pindah ke Jakarta saat masuk SMA. Sejak kecil, jiwa seni sudah terlihat dalam dirinya. Tak heran bila setamat SMA Idik memilih seni rupa sebagai pilihan profesinya dengan menamatkan pendidikan sebagai sarjana seni rupa di Departemen Ilmu Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 9 April 1960.
Idik Sulaeman memulai kariernya di Balai Penelitian Tekstil (1960-1964). Pada 1 Februari 1965 ia diangkat menjadi Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan yang saat itu dijabat Mayjen TNI dr. Azis Saleh.
Dunia seni dan tekstil harus ditinggalkannya karena pindah kerja ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), sebagai Kepala Dinas Pengembangan dan Latihan pada 1 Desember 1967. Saat inilah, ia banyak membantu Husein Mutahar dalam mewujudkan gagasannya membentuk Paskibraka.
Bersama dengan para pembina lainnya, Idik membantu Mutahar menyempurnakan konsep pembinaan Paskibraka. Pasukan yang pada tahun 1966 dan 1967 diberi nama Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, pada tahun 1973 mendapat nama baru yang dilontarkan oleh Idik. Nama itu adalah PASKIBRAKA, yang merupakan akronim dengan kepanjangan PASuKan PengIBar BendeRA PusaKA.
Selain memberi nama, Idik juga menyempurnakan wujud Paskibraka dengan menciptakan Seragam Paskibraka, Lambang Korps, Lambang Anggota, serta Tanda Pengukuhan berupa Lencana Merah-Putih Garuda (MPG) dan Kendit Kecakapan.
Pada 30 Juni 1975, ia diangkat menjadi Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pembinaan Kegiatan di Direktorat Pembinaan Generasi Muda (Ditbinmud). Pada 9 Maret 1977, ia mencapai posisi puncak di Ditbinmud setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga (Ditjen PLSOR). Tiga tahun penuh ia benar-benar menjadi ”komandan” dalam latihan Paskibraka, yakni Paskibraka 1977, 1978 dan 1979.
Pada 24 November 1979, Idik ditarik ke Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Dikdasmen) dan menjabat Direktur Pembinaan Kesiswaan sampai 15 November 1983. Selama empat tahun itu, dengan latar belakang pendidikan seni rupa dan pengalaman kerja di bidang tekstil, Idik mencatat sejarah dalam penciptaan seragam sekolah yang kita kenal sampai sekarang: SD putih-merah, SMP putih-biru dan SMA putih-abu-abu, lengkap dengan lambang sekolah dasar (SD) dan OSIS yang kini selalu melekat di saku kiri seragam sekolah.
Namun kini beliau telah wafat pada hari 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 4 April 2013 pada pukul 08.45 WIB di RS Siloam karena stroke. Meninggalkan sang istri Aisah Martalogawa dan tiga orang anak, yakni Ir. Ars Isandra Matin Ahmad (yang beristrikan Ir.ars Retno Audite), Isantia Dita Asiah (yang bersuamikan Drs. Mohammad Imam Hidayat), dan Dra Isanilda Dea Latifah yang bersuamikan Ari Reza Iskandar). Dari ketiganya, Idik memiliki enam orang cucu, masing-masing 3 cucu laki-laki dan 3 cucu perempuan.
Bagi agan yang tidak tahu atau lupa arti lambang OSIS dan PASKIBRAKA, monggo cek keterangan dibawah :
![[Image: images.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnIeAwOJnPVUFuPmWJJovNon9EFexsMjBV5DbvEVbyZ8XrNkobn3qALXS-MlKHX4LthHETmrV8J4MHQKNavL5HoYu6SXnOkTDQZQR3FfNlRTJzq2OIDVwZU-GOGDqDanmHRzHdsPBNBF8/s1600/images.jpg)
Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.
Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.
Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.
Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.
Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.
Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.
Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.
Warna coklat
dapat berarti sifat kedewasaan dan sikap rela berkorban bagi tanah air.
Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.
Spoilerfor "Lambang PASKIBRAKA":
Lambang dari organisasi PASKIBRAKA adalah bunga teratai
Tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibra harus belajar, bekerja, dan berbakti
Tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pasukan Pengerek Bendera Pusaka". Barulah pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.
Riwayat Hidup H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT
Lahir :Kuningan, Jawa Barat, 20 Juli 1933
Pendidikan :
[*] Sekolah Rakyat di Tasikmalaya[*] SMP Tasikmalaya dan Purwakarta[*] SMA Boedi Oetomo Jakarta[*] Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, 1954-1960
Istri : Aisah Martalogawa
Anak :
Isandra Matin ahmad
Isantia Dita Aslah
Isanilda Dea Latifah
Pekerjaan :
- Desainer tekstil di Balai Penelitian Tekstil Bandung, 1960-1964
- Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan, 1965-1967
- Kepala Dinas Pengembangan dan Latihan Direktorat Jenderal Urusan Pemuda dan Pramuka Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1967-1975
- Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Pelatihan, 1975-1977
- Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda Direktorat Jenderal
Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga, 1977-1979
[*] Direktur Pembinaan Kesiswaan Ditjen Pebinaan Dasar dan Menengah, 1979-1983[*] Dosen Fakultas Teknik Universitas Trisakti , 1985-2003[*] Pembantu Rektor III Universitas Trisakti, 1989
Riwayat kepanduan :
[*] Pandu perintis di Pandu Rakyat tasikmalaya, 1946[*] Pandu pawang di Purwakarta, 1950[*] Pandu penuntun di Jakarta[*] Andalan Nasional Pengurus Himpunan Pandu dan Pramuka Werda, 1998
Penghargaan :
Wibawa Seroja Nusantara
Bintang Jasa Pratama Karya Satya XXX
(source: google-buku-eocforum)


![[Image: ComingOfAge.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhvtqbxANf1ReSHg1nyD5bwueXCgv5YDuSDARFvHO4x9ipAnVNLE_8DD_5zsgbsfNnudJyRDEqaRb7DHT12W8HAUGR3ngUGflQipT3e1pPdHc8KMDIgof8QqZzJ_5dHdg1e_sAf9dpSIfl/s320/ComingOfAge.jpg)
