Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Jumat, 08 November 2013
Makanan yang baik dan yang harus dihindari anjing
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih makanan untuk anjing peliharaan:
1. | Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter hewan untuk mengetahui makanan apa yang tepat untuk anjing Anda karena anjing dengan kondisi tertentu membutuhkan makanan khusus. Contoh: anjing menyusui membutuhkan protein yang lebih dibandingkan anjing biasa. |
2. | Kanali kebiasaan makan anjing, apakah anjing Anda memiliki pilihan jenis makanan tertentu yang disenangi. |
Setelah mengetahui kondisi serta kebiasaan makan anjing peliharaan Anda, perhatikan juga beberapa hal berikut dalam menentukan makanan anjing yang cocok:
1. | Perhatikan kandungan nutrisinya. Cek label dan lihat bahan-bahan, kandungan nutrisi serta informasi lainnya yang terdapat pada kemasan. Komponen yang tertulis pertama atau paling atas pada umumnya adalah komponen utama atau komponen terbesar. Pilihlah jenis makanan anjing yang tujuh komponen pertamanya memuat lebih dari dua jenis daging. Perhatikan kadar komponen dagingnya apakah cukup besar atau tidak. |
2. | Cek tanggal kadaluarsa. Usahakan mendapat makanan dengan tanggal ekspirasi sekitar 3 bulan atau lebih. |
3. | Jangan mudah tergoda dengan kata-kata serta janji yang ada pada kemasan atau iklan karena semua bahas iklan yang bertujuan untuk untuk menarik perhatian pembeli. |
4. | Pilih produk makanan yang telah lama ada di Indonesia, karena produk sudah disesuaikan untuk anjing di Indonesia. Selain itu mereka sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam hal makanan anjing. |
5. | Pilih makanan anjing yang sehat serta cocok untuk anjing peliharaan Anda. |
6. | Sebisa mungkin hindarilah makanan anjing yang mengandung pengawet buatan. Seperti, ethoxyquin, BHA atau BHT. |
7. | Hindari juga makanan anjing yang bentuknya agak basah, biasanya berbentuk steak atau bacon karena biasanya tidak sehat dan tidak mengandung nutrisi. |
8. | Jika memiliki budget berlebih, pilih makanan anjing organic yang bebas dari pengawet, pewarna buatan dan zat-zat berbahaya yang pada umumnya banyak ditemukan pada makanan anjing. |
9. | Pastikan makanan anjing yang dikonsumsi tidak mengakibatkan alergi. Karena bulu dan kulit anjing sangat peka dan rentan terhadap alergi karena makanan anjing. Makanan yang harus dihindari anjing 1. KACANG Kacang merupakan jenis makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi, oleh karna itu, jika anjing kita mengkonsumsi kacang dalam jumlah yang cukup banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, muntah serta diare. 2. TULANG Tulang memang sangat identik dengan anjing, namun tulang ternyata tidak bagus untuk anjing kita karna pecahan nya yang tajam dapat menyangkut di kerongkongan anjing dan melukai nya. Jika ingin memberikan tulang, sebaiknya gunakan tulang muda sapi, jangan tulang ayam. 3. BAWANG Bawang, baik itu bawang merah, bawang putih maupun bawang bombay sangat berbahaya bagi kesehatan anjing kita. mengkonsumsi bawang dalam jumlah yang cukup berlebihan dapat menyebabkan kerusakan sel darah merah dan anemia. Dan apabila tidak segera ditangani oleh tim medis, anda bisa kehilangan nyawa anjing kesayangan anda. 4. Buah / Daging yang sudah busuk Buah maupun daging yang sudah busuk biasanya sudah dihinggapi berbagai jenis bakteri, sehingga apabila sampai termakan oleh anjing kita dapat menyebabkan muntah-muntah serta diare. Secara logika kita memang tidak mungkin memberikan makanan busuk kepada anjing kita, namun ketahuilah bahwa mereka dapat mendapatkan semua ini dari tempat sampah yang ada di rumah anda. Jadi jika anda memelihara anjing di rumah, anda harus menjaga kebersihan rumah anda secara ekstra. 5. COKELAT Salah satu makanan favorite manusia ini ternyata merupakan salah satu makanan yang cukup berbahaya bagi anjing. Zat alkaloid methylxanthine yang ada di dalam Cokelat dapat menyebabkan anjing anda keracunan, lumpuh dan berujung pada kematian. 6. ALPUKAT Di beberapa forum pencinta anjing sering dibahas mengenai bahaya nya buah Alpukat bagi anjing. Namun sampai saat ini, belum ada kepastian apakah yang berbahaya itu buah nya, atau hanya daun dan bagian lain dari tumbuhan alpukat tersebut. Yang pasti salah satu merk DogFood terkenal “Avoderm”, menggunakan minyak buah alpukat dalam produk nya dan sampai saat ini belum pernah ada keluhan apa-apa dari para pengguna “Avoderm”. Nah sekarang udah tau kan, makanan apa saja yang baik untuk hewan dan yang harus dihindari? jangan sampai salah kasih makan yaa :D |
Merawat anjing dengan baik dan benar
Haloo animal lovers!
Jumpa lagi nih di tempat paling keren buat cari informasi tentang hewan :D Di post sebelumnya, kita udah tau kan macam -macam anjing yang unik-unik. Nah sekarang kita bakalan bahas tentang cara perawatan anjing yang baik dan benar? mau tau? mau tau aja apa mau tau banget? epftt haha. langsung aja yuuk check this out !
Anjing adalah suatu sumber dari cinta tanpa syarat, persahabatan, dan kesetiaan. Satu-satunya hal yang dia minta dari anda sebagai balasannya adalah hidup penting, cinta, dan balasan dari persahabatan. Ini adalah hal-hal sederhana untuk memperhatikan dan merupakan dasar kuat dari kesesuaian dalam mengurus anjing. Secara keseluruhan, ada 10 tanggung jawab penting dalam mengurus anjing.
Pertama, pastikan anjing anda memiliki tanda dan kalung pengenal. Tanda dan kalung tersebut memiliki nama yang menunjukan nama anjing, alamat dan nomor telpon yang mana nantinya anda dapat mencarinya bilamana anjing tersebut hilang.
Kedua, dalam mengurus anjing secara sederhana wajib mengikuti aturan. Kontaklah pelaksana aturan tentang anjing, pengontrol hewan, peternak, atau tempat perlindungan hewan yang ada di daerah tempat tinggal anda untuk mengetahui aturan dan ketentuan yang berlaku dalam mengurus anjing.
Ketiga, mengurus anjing kelihatannya sederhana, tetapi sebaiknya dilakukan dan dipantau sepanjang waktu. Secara sederhana, jika anda membawa anjing anda keluar rumah, maka anjing anda perlu dan wajib menggunakan pengikat.
Keempat, gunakan akal sehat sesuai kata hati anda bahwa dalam mengurus anjing tentunya harus memiliki tempat perlindungan yang sesuai bagi anjing itu. Anjing seharusnya tidak dibiarkan tinggal diluar sendiri dalam periode waktu yang lama, tetapi jika mereka memang harus diluar, mereka perlu memiliki tempat seperti rumah anjing atau beberapa macam tempat perlindungan yang kering khususnya bilamana terjadi cuaca buruk.
Kelima, mengurus anjing harus memikirkan kesehatan dan kesejahteraannya dalam jangka panjang. Carilah seorang peternak ataupun dokter hewan yang cocok bagi anda dan pastikan anjing anda dipertemukan dengannya untuk pemeriksaan kesehatannya secara berkala. Mengurus anjing haruslah dimulai dari anda. Peternak atau dokter hewan anda hanyalah tangan kedua yang membantu menangani dan mengurus anjing anda.
Keenam, pastikan anda juga memiliki vitamin dan obat-obatan yang cukup. Anjing yang pasti memiliki ini dan dilaksanakan dengan baik memiliki kecenderungan untuk hidup lebih panjang dan sehat. Tindakan ini juga merupakan kesungguhan, serta membantu dalam mengendalikan populasi dari binatang kesayangan.
Ketujuh, sesuatu yang perlu dipertimbangkan dalam mengurus anjing barangkali adalah dengan mendaftarkan binatang kesayangan anda itu pada tempat pelatihan anjing. Hal yang baik tentunya, tempat pelatihan anjing sangatlah positip tidak hanya membantu melatih anjing anda, tetapi juga akan membantu anda untuk mempelajari cara yang sesuai dalam melatih anjing anda menuju kontes perlombaan anjing bilamana anda ikuti. Mungkin anda akan memenanginya.
Kedelapan, pada saatnya tiba dalam mengurus anjing maka pastikan anjing anda telah mendapatkan cukup latihan. Dan penting bagi anjing, seperti halnya manusia, mendapat latihan dan tinggal dalam pembentukan perilaku. Maka ajaklah anjing anda berjalan-jalan dengan anda, minimal satu kali sehari, atau buatlah suatu perjalanan keluarga bagi anjing agar bertemu dengan teman-temannya, hal ini untuk menjaga anjing anda selalu sehat dan bahagia.
Kesembilan, pastikan anjing anda mendapatkan makanan yang baik. Makanan yang baik meliputi penjagaan keseimbangan tubuhnya terhadap makanan bernutrisi dan bergizi. Dalam mengurus anjing anda sebaiknya juga memberikan akses tetap pada minumannya yaitu air bersih yang segar. Kesehatan anjing anda dimulai dengan diet dan pelatihan.
Kesepuluh, yang merupakan hal terakhir dalam pengurusan anjing, setialah pada anjing anda seperti anda menginginkan anjing anda setia kepada anda. Dengan cara itu, pastikan anda selalu sabar dan selalu menentukan harapan yang beralasan dan layak bagi anjing anda. Perilaku pengobatan dan pelatihan membutuhkan banyak waktu, jadi pastikan anda bisa menjaga perasaan anjing anda didalam pikirannya.
Tambahan tips merawat anjing :
1. Apabila kita memiliki Anjing peliharaan , sebaiknya Anjing peliharaan kita dimandikan paling tidaak sekali dala satu minggu . memandika nya pun tidak terlalu sulit . cukup disiram dengan air dan kita meberikannya sampo khusus Anjing agar cocok dengan keadaan kulit mereka dan mencegah kerontokan bulu nya .
2. Sangat di anjurkan bagi anda yang memelihara Anjing agar secara rutin membawa anjing peliharaan Anda ke dokter hewan . selain untuk memeriksakan kesehatannya , Anjing pada umumnya juga memerlukan vaksinasi agar terhindar dari virus penyakit seperti contohnya rabies.
3. Biasakanlah untuk mengajak Anjing peliharaan Anda paling tidak satu kali dalam sehari , agar Anjing Adnda dapat merasakan kasih sayang sang pemilik apabia sering-serig mendapatkan sentuha dari pemiliknya.
4. Apabila anda memiliki dana lebih tidak ada salah nya membawa anjing Anda 1bulan sekali ke salon Anjing/petshop agar anjing anda dapat menjalani perawatan seperti gunting kuku atau penyisiran bulu-bulunya yang sudah panjang .
5. Sediakan mainan khusus untuk anjing seperti mainan tulang atau bola . Mainan itu akan menemani peliharaan kita di kala ia merasa kesepian atau kita sedang pergi atau sedang tidak berada di rumah
Okee, sekarang udah tau kan gimana caranya merawat anjing yang baik dan benar, semoga bermanfaat yaa :D
Makanan yang baik dan yang harus dihindari kura-kura
Bagaimana cara merawat kura-kura?
Di post sebelumnya kita udah bahas jenis-jenis kura kura kan? naah sekarang aku bakal share tentang cara pemeliharan kura-kura. selama ini kalian udah bener belum nih merawat binatang kesayangannya? hehe yuuk kita simak penjelasan berikut :
Tempat Pemeliharaan
Dokter hewan menyarankan untuk Tempat pemeliharaan terbaik bagi kura-kura air adalah alam bebas. Akan tetapi, Anda juga dapat menyiapkan akuarium dengan ukuran besar. Bentuknya tidak harus tinggi karena kura-kura tidak membutuhkan banyak air, tetapi ruang gerak yang luas. Siapkanlah akuarium yang panjang agar kura-kura dapat berenang dengan bebas ke sana kemari dan pastikan ukuran akuarium tidak terlalu kecil untuk usianya.
Siapkan pula tempat pijakan (batu atau kayu) di dalam akuarium agar kura-kura dapat mengeringkan tubuh dan menghindari tumbuhnya jamur di tubuh. Satu poin penting lainnya, jangan lupa membersihkan akuarium setidaknya tiga hari sekali. Anda dapat menambahkan filter di dalam akuarium tersebut.
Makanan
Untuk jenis kura-kura Brazil, Dokter hewan menyarankan dapat diberikan pelet khusus kura-kura dengan berbagai merek yang tersedia. Anda harus menyesuaikan usia kura-kura dengan makanannya. Jangan sampai bayi kura-kura kelaparan karena makanannya terlalu besar dan terlalu sulit dicerna. Untuk kura-kura agak besar, bisa menyelingi pelet dengan ikan tombro hidup atau udang segar.
Anda bisa memberi makan tiga hari sekali atau seminggu sekali. Akan tetapi, jika Anda memberi makan setiap hari pun tidak masalah. Pastikan Anda tidak memasukkan makanan terlalu banyak karena jika tersisa hanya akan mempercepat air menjadi kotor.
Penyakit
Cuaca kurang baik atau si kura-kura tidak berselera makan, dapat menyebabkan tubuhnya lemas dan sakit. Jika Anda mendapati kondisi tersebut Dokter hewan menyarankan, cobalah berkonsultasi kepada teman yang paham cara penanganan kura-kura atau bawalah ke dokter hewan spesialis reptil jika semakin parah. Selain itu, kura-kura juga bisa menderita diare, tubuh berjamur, atau pengelupasan kulit berlebihan.
Untuk tubuh yang berjamur dapat ditangani dengan mencampurkan air akuarium dengan obat antijamur. Anda bisa membelinya di toko khusus perlengkapan hewan. Cara lainnya adalah menjemurnya setiap pagi di bawah sinar matahari selama 30 menit. Untuk diare dan pengelupasan kulit yang berlebihan perlu kiranya anda konsultasikan kepada dokter hewan.
Temperatur air
Temperature air harus dijaga antara 26-28 derajat celcius untuk kura-kura kecil atau sakit,dan 25-27 derajat celcius untuk kura-kura sehat dewasa. Basking area harus bersuhu 30-33 derajat celcius(gunakan lampu untuk menghangatkan basking area,disarankan lampu UvB.
Kura kura butuh UVB untuk mencerna makanan
UVB tak dapat menembus kaca, jadi jika kamu tak bisa menyediakan lampu UVB, rajin-rajinlah menjemur kura-kuramu antara jam 6 sampai 9 pagi, 30 sampai 60 menit. Lampu juga dibutuhkan dalam kandang untuk membuat kondisi idal dimana suhu basking area lebih tinggi 10 derajat dari air.
Membeli tempat tinggal untuk kura-kura
amu butuh tempat yang besar, kondisi yang baik adalah 3 liter air per 3 cm kura-kura plus 15 % tempat kering untuk berjemur.untuk kura-kura bayi, kamu bisa mulai dengan tempat berkapasitas 15 liter untuk tahun pertama, setelah itu kamu butuh tempat berkapasitas 30 liter. Kura-kura merupakan binatang yang memproduksi sangat banyak kotoran dan mereka butuh filter dan air yang banyak. Tanpa air yang banyak, toksin akan terbentuk dan akan berakibat pada kesehatan kura-kura. Pada hakikatnya kura-kura sangat senang berenang di air yang dalam. Mereka butuh cukup ruang untuk menyelam dan bermain. Mereka juga hewan yang territorial, butuh tempat yang besar untuk lebih dari satu kura-kura.
Letak kandang
Letak kandang kura kura sebaiknya memiliki akses untuk menerima sinar matahari pagi yang masuk melewati ½ bagian dari lantai kandang, karena kura-kura suka sekali berjemur, pastikan kandang aman dari anjing, kucing atau tikus. Alas kandang yang terbaik adalah semen, karpet tanpa bulu atau karpet karet khusus untuk reptile. Lantai keramik atau lantai yang licin sebaiknya dihindari jika memelihara kura kura yang masih kecil. Jangan pernah gunakan pasir atau serabut kayu untuk hamster.
Letak kandang
Letak kandang kura kura sebaiknya memiliki akses untuk menerima sinar matahari pagi yang masuk melewati ½ bagian dari lantai kandang, karena kura-kura suka sekali berjemur, pastikan kandang aman dari anjing, kucing atau tikus. Alas kandang yang terbaik adalah semen, karpet tanpa bulu atau karpet karet khusus untuk reptile. Lantai keramik atau lantai yang licin sebaiknya dihindari jika memelihara kura kura yang masih kecil. Jangan pernah gunakan pasir atau serabut kayu untuk hamster.
Tips dan Trik
Ada beberapa tips dan trik sebelum Anda memelihara kura-kura air.
1. Kenali jenis kura-kura yang Anda pelihara, apakah jenis kura-kura darat atau air.
2. Tanyakan umurnya, makanan yang cocok, dan ukuran akuarium yang pas untuk peliharaan baru Anda.
3. Carilah kenalan yang juga memelihara kura-kura agar bisa Anda jadikan tempat untuk bertanya berbagai hal seputar kura-kura Anda.
4. Carilah informasi mengenai dokter hewan yang paham dengan hewan-hewan reptil.
5. Jika kura-kura sakit, jangan panik. Pisahkan dari kura-kura lainnya jika takut sakit itu menular. Jika dalam waktu seminggu tidak membaik, bawalah ke dokter hewan.
Seperti banyak reptil dan amfibi lainnya, kura-kura cukup menarik bagi anak-anak untuk memelihara. Namun demikian, banyak orang membeli kura-kura hanya karena didasarkan pada “faktor trend”, tanpa memperhitungkan kebutuhan khusus kura kura tersebut. Bila Anda membeli kucing atau anjing, selalu ada beberapa persiapan yang cukup matang untuk memastikan kesehatan si hewan agar dapat hidup dengan baik dan berumur panjang seperti memastikan adanya bekas operasi, luka dan lain lain, belum lagi peralatan seperti mainan, anjing rumah, dan produk perawatan. Namun memelihara kura kura tidaklah serumit itu. Jika anda sering mendengar kasus kematian di penangkaran, hal tersebut lebih disebabkan karena mereka tidak ditangani dengan benar. Jika tepat prosedur perawatannya, kura-kura dapat hidup selama beberapa dekade, tetapi hal ini membutuhkan perhatian Anda membayar makanan mereka, pengaturan hidup, dan pengobatan.
Kura-kura adalah hewan reptil yang hidup di air tawar dan air laut. Kura-kura termasuk hewan langka yang perlu dilestarikan. Nama lain dari kura-kura adalah penyu atau bulus. Banyak cara yang harus anda lakukan untuk menyelamatkan habitat kura-kura dari kepunahan. Salah satunya ialah dengan budidaya kura-kura.
okee mungkin ini dulu yang bisa aku bagi tentang merawat kura-kura. sampai ketemu di post selanjutnya :D
Kamis, 07 November 2013
Memelihara,dan Merawat Sugar Glider
Sudah benarkah cara anda merawat kucing?
Haloo animal lovers !
Jumpa lagi nih di RumaHamsterRikky alias RHR hehe. okee kali ini kita bakalan bahas tentang cara perawatan kucing yang baik dan benar. kucing juga mahluk hidup ciptaan tuhan, kita harus merawatnya dengan baik juga looh, jangan sampe mereka terkena penyakit dan biarkan begitu saja. mau tau caranya merawat kucing dengan benar? yuuk simak penjelasan berikut :
Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan. Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar dari Boldsky.com.
1. Anak kucing membutuhkan jumlah gizi dua kali lebih besar dibanding kucing dewasa. Meskipun ia membutuhkan lebih banyak nutrisi, itu bukan berarti Anda harus memberinya makan berlebihan. Setelah 5-6 minggu, berikan makanan secara rutin 4 kali setiap hari.
2. Jangan berikan makanan anjing untuk kucing! Makanan anjing tidak mengandung taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan kabur.
3. Setelah 8-10 bulan, Anda bisa membiasakannya untuk makan makanan rumah seperti nasi dan susu. Kebiasaan ini harus Anda lakukan sejak dini.
4. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, Anda dapat memandikannya dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit pada kucing.
5. Sikat bulu kucing secara rutin. Hal ini dapat menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu.
6. Pergi keluar dan bermain dengannya. Kegiatan fisik membantu pertumbuhan dan perkembangan anak kucing dengan baik. Hewan peliharaan Anda akan tumbuh sehat dan lincah.
7. Ajarkan kebiasaan hidup sehari-hari. Anda bisa mulai mengajarkan beberapa kebiasaan baik pada kucing seperti pergi ke toilet, makan, dan tempat tidur.
8. Bersikap tegas pada perilaku buruknya. Anda harus bersikap tegas pada perilaku buruk yang ia tunjukkan. Dengan begitu, ia akan mengerti mana yang baik dan buruk.
9. Vaksinasi. Vaksinasi wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari virus dan penyakit. Untuk itu, segera berkonsultasilah dengan dokter hewan.
10. Merawat kebersihan tubuhnya. Anda harus rajin mencuci gigi, telinga, dan kuku kucing. Spot-spot ini sangat rentan terhadap kuman dan bakteri lho. Jika dibiarkan kotor, hal ini bisa menyebabkan infeksi dan penyakit pada kucing.
11. Jangan berlebihan dalam memberikan makanan kepada kucing Anda. Takaran pemberian makanan kucing diusahakan sekali makan akan habis sehingga makanan yang diberikan selalu berganti (kondisinya dalam keadaan baru). Hal ini juga akan menghindari obesitas (kegemukan) karena takaran makan pas dengan kebutuhannya.
12.Pilih makanan kering karena praktis dan butiran butiran keringnya membantu membersihkan gigi kucing. Jika kucing sudah terbiasa mengonsumsi makanan basah, usahakan 1 kali pemberian pakan pas takaran dan sisa yang masih ada di kaleng disimpan di kulkas. Saat memberikan makanan yang disimpan di kulkas, maka harus dihangatkan atau dikeluarkan sebentar dari kulkas sehingga suhu makanan tidak dingin (suhu ruang).
13. Tempat makanan kucing harus selalu bersih, sisa makanan (terutama basah) langsung dibuang.
Berikan makanan pada jam-jam tertentu untuk membiasakan kucing mengetahui jadwal makannya.
Bila kucing tidak ditempatkan di dalam kandang, berikan makan di sudut/tempat tertentu (jangan dipindah-pindah) untuk membiasakan kucing mengetahui secara otomatis tempat makanannya diletakkan.
14. Sediakan cukup air minum matang di kandang atau di tempat lainnya (bisa di dekat tempat makannya), meskipun kucing sedikit minum akan tetapi tetap memerlukan persediaan minum.
15. Berikan tempat tidur yang nyaman, apabila memungkinkan yang terbuat dari rotan (bahan luarnya) sehingga dapat digunakan untuk mengasah kuku dan untuk menghindari menggaruk perabotan rumah tangga lainnya.
16. Kotak kotoran harus diisi cat litter(pasir kucing) yang banyak dijual di pet shop/super market gunakan yang mempunyai daya serap tinggi sehingga dapat menyerap kencing dengan cepat. Segera buang kotoran kucing (BAB) sesegera mungkin dan ganti pasir kucing yang sudah berisi kencing 2 x sehari (pagi, sore).
17. Mandikan kucing paling sedikit 3 x dalam 1 bulan atau 1 minggu sekali dengan menggunakan shampoo kucing yang ber PH rendah.
18. Lakukan penyisiran bulu setiap hari agar bulu yang rontok tidak akan terjilat yang menyebabkan kucing akan muntah karena tertelan bulu dan akan mengganggu sistem pencernaannya.
19. Lakukan vaksinasi sesuai umur dan kebutuhan juga periksakan kesehatan kucing secara rutin ke dokter hewan terdekat.
20. Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing memperlihatkan gejala awal terserang sakit, seperti : tidak mempunyai nafsu makan/nafsu makan berkurang, pilek/keluar ingus, BAB lembek/tidak normal
PERAWATAN
KESEHATAN
MAKANAN
PENYAKIT
Spoilerfor Artikel:
Tips Ringan Untuk Perilaku & Perawatan
Kumpulan Artikel Perawatan
Membantu Kelahiran
Merawat Kucing yang Ditemukan Dijalan
Tentang Bulu
Toilet Training
Buang Air Tidak Pada Litter Box
Cara Membersihkan/Menyikat Gigi
Grooming & Bathing
Tentang Kehamilan
Ciri Kucing Hamil I
Ciri Kucing Hamil II
Grooming White Persian
Membantu Mengawinkan Kucing
Corak & Variasi Warna Bulu
Kalkulator Perkembangan Kebuntingan dan Kelahiran Kucing
Kalkulasi Untuk Memperoleh Warna Yang Diinginkan
Phenotype Predictor
Lamanya Birahi & Usia Ideal Untuk Kimpoi
Penggunaan Hairdryer
Handmade Litter Box, Foto, & Cara Membuat
Berapa Banyak Kebutuhan Air?
Bulu Rontok
Cara Membersihkan Telinga
Tips for Adopters
Kucing & Hair Dryer
Spraying Pada Kucing
Merawat Orphan Kitten
Berat Badan Ideal Kucing
Membedakan Kelamin
Tips Mengakurkan Kucing I
Tips Mengakurkan Kucing II
Tahap Mengawinkan Kucing I
Tahap Mengawinkan Kucing II
Litter Box Training
Memotong Kuku Kucing
Scratch Area
Mencuci Pasir
Perawatan Kitten Pasca Lahir
Cara Merawat Kitten
Ciri Kucing Sehat
Tips Adaptasi Kucing Dengan Lingkungan Baru
Perilaku Kucing
Melatih Kucing
Merias Kucing
Bahasa Kucing
Jalan-Jalan
Alat Bermain
Pertumbuhan Bulu
Menangani Luka Kecil
Gelisah dan Stress Pada Kucing
Tahap Perkembangan Kitten I
Tahap Perkembangan Kitten II
Cara Agar Kucing Berolahraga
Cara Menemukan Kucing I
Cara Menemukan Kucing II
Mengatasi Kucing Temperamental
Mengatasi Bulu Tidak Tumbuh Pada Kitten
Menyapih Kitten
How To Teach Cat To Recognize His/Her Name
Merawat Kucing Tua
Arti Meongan Kucing
Nutrisi Untuk Memperindah Bulu Kucing
Menambah Berat Badan Kucing
[VIDEO] Ras Kucing
Crate Training
Mengurus Dokumen Kucing Untuk Naik Pesawat I
Mengurus Dokumen Kucing Untuk Naik Pesawat II
You Need To Know
Anatomi Kucing
Tips Meninggalkan Kucing Bepergian
Cara Membasmi Kutu
Kumpulan Artikel Perawatan
Membantu Kelahiran
Merawat Kucing yang Ditemukan Dijalan
Tentang Bulu
Toilet Training
Buang Air Tidak Pada Litter Box
Cara Membersihkan/Menyikat Gigi
Grooming & Bathing
Tentang Kehamilan
Ciri Kucing Hamil I
Ciri Kucing Hamil II
Grooming White Persian
Membantu Mengawinkan Kucing
Corak & Variasi Warna Bulu
Kalkulator Perkembangan Kebuntingan dan Kelahiran Kucing
Kalkulasi Untuk Memperoleh Warna Yang Diinginkan
Phenotype Predictor
Lamanya Birahi & Usia Ideal Untuk Kimpoi
Penggunaan Hairdryer
Handmade Litter Box, Foto, & Cara Membuat
Berapa Banyak Kebutuhan Air?
Bulu Rontok
Cara Membersihkan Telinga
Tips for Adopters
Kucing & Hair Dryer
Spraying Pada Kucing
Merawat Orphan Kitten
Berat Badan Ideal Kucing
Membedakan Kelamin
Tips Mengakurkan Kucing I
Tips Mengakurkan Kucing II
Tahap Mengawinkan Kucing I
Tahap Mengawinkan Kucing II
Litter Box Training
Memotong Kuku Kucing
Scratch Area
Mencuci Pasir
Perawatan Kitten Pasca Lahir
Cara Merawat Kitten
Ciri Kucing Sehat
Tips Adaptasi Kucing Dengan Lingkungan Baru
Perilaku Kucing
Melatih Kucing
Merias Kucing
Bahasa Kucing
Jalan-Jalan
Alat Bermain
Pertumbuhan Bulu
Menangani Luka Kecil
Gelisah dan Stress Pada Kucing
Tahap Perkembangan Kitten I
Tahap Perkembangan Kitten II
Cara Agar Kucing Berolahraga
Cara Menemukan Kucing I
Cara Menemukan Kucing II
Mengatasi Kucing Temperamental
Mengatasi Bulu Tidak Tumbuh Pada Kitten
Menyapih Kitten
How To Teach Cat To Recognize His/Her Name
Merawat Kucing Tua
Arti Meongan Kucing
Nutrisi Untuk Memperindah Bulu Kucing
Menambah Berat Badan Kucing
[VIDEO] Ras Kucing
Crate Training
Mengurus Dokumen Kucing Untuk Naik Pesawat I
Mengurus Dokumen Kucing Untuk Naik Pesawat II
You Need To Know
Anatomi Kucing
Tips Meninggalkan Kucing Bepergian
Cara Membasmi Kutu
KESEHATAN
Spoilerfor Artikel:
Jangan Memberikan PARACETAMOL
Pemakaian Stimuno/Imboost
Menangani Keracunan
Menangani Diare I
Menangani Diare II
Sterilisasi/Kastrasi I
Sterilisasi/Kastrasi II
Sterilisasi/Kastrasi III
Jadwal Vaksinasi
Cara Memberi Obat I
Cara Memberi Obat II
Tips Persiapan Pra Operasi dan Perawatan Pasca Operasi Steril
Pemberian Obat Mata
Kehamilan dan Toxoplasma
Kucing Patah Tulang
Masalah Tulang Belakang Pada Kucing
Obat-Obat Untuk Kucing
Membuat Spray Anti Kutu
Vaksin Jamur (Biocanm)
Mengapa Kitten Harus Divaksin Ulang?
Sekilas Tentang Ivermectin
Mengatasi Mata Belekan
Memonitor Kesehatan Kucing
Pemakaian Stimuno/Imboost
Menangani Keracunan
Menangani Diare I
Menangani Diare II
Sterilisasi/Kastrasi I
Sterilisasi/Kastrasi II
Sterilisasi/Kastrasi III
Jadwal Vaksinasi
Cara Memberi Obat I
Cara Memberi Obat II
Tips Persiapan Pra Operasi dan Perawatan Pasca Operasi Steril
Pemberian Obat Mata
Kehamilan dan Toxoplasma
Kucing Patah Tulang
Masalah Tulang Belakang Pada Kucing
Obat-Obat Untuk Kucing
Membuat Spray Anti Kutu
Vaksin Jamur (Biocanm)
Mengapa Kitten Harus Divaksin Ulang?
Sekilas Tentang Ivermectin
Mengatasi Mata Belekan
Memonitor Kesehatan Kucing
MAKANAN
Spoilerfor Artikel:
Mengatasi Tidak Mau Makan
Pengaruh Susu II
Pengaruh Susu II
Mengganti Cat Food
Sekilas Royal Canin
Review Singkat Tentang Cat Food
Homemade Food Recipe (RAW) I
Homemade Food Recipe (RAW) II
Homemade Food Recipe (Raw Food) III
Homemade Food Recipe (Raw Food) IV
Homemade Food Recipe (Raw Food) V
Manfaat Yeast
Manfaat Parsley
Cara Memilih Cat Food
Vitamin
Sekilas Tentang Raw Food I
Sekilas Tentang Raw Food II
Kenapa Gandum & Jagung Tidak Disarankan
Cuka Apel
Penggunaan Bawang Putih I
Penggunaan Bawang Putih II
Suplemen
Carbohydrates For Your Cat?
Kucing & Raw Food
Manfaat Telur
Kalkulator Nutrisi
Membuat Egg Shell Powder dan Bone Shell Powder
Calcium and Phosporus Requirements
Cat Food Labels
Cat and Water Soluble Vitamins
Mitos Seputar Raw Food
Fish Oil and Fish Liver Oil
Pengaruh Susu II
Pengaruh Susu II
Mengganti Cat Food
Sekilas Royal Canin
Review Singkat Tentang Cat Food
Homemade Food Recipe (RAW) I
Homemade Food Recipe (RAW) II
Homemade Food Recipe (Raw Food) III
Homemade Food Recipe (Raw Food) IV
Homemade Food Recipe (Raw Food) V
Manfaat Yeast
Manfaat Parsley
Cara Memilih Cat Food
Vitamin
Sekilas Tentang Raw Food I
Sekilas Tentang Raw Food II
Kenapa Gandum & Jagung Tidak Disarankan
Cuka Apel
Penggunaan Bawang Putih I
Penggunaan Bawang Putih II
Suplemen
Carbohydrates For Your Cat?
Kucing & Raw Food
Manfaat Telur
Kalkulator Nutrisi
Membuat Egg Shell Powder dan Bone Shell Powder
Calcium and Phosporus Requirements
Cat Food Labels
Cat and Water Soluble Vitamins
Mitos Seputar Raw Food
Fish Oil and Fish Liver Oil
PENYAKIT
Spoilerfor Artikel:
Cara Membasmi Kutu dan Pinjal Pada Kucing
Membasmi Jamur/Ringworm
Membasmi Ear Mites
Membasmi Cacing
Sekilas Tentang Toksoplasma
Fading Kitten Syndrome
Diabetes Melitus (DM)
Sedikit Tentang Chlamydiosis
Penyakit Kuning
Wasir/Ambeien/Hemorrhoid
Rhinotracheitis
Feline Infectious Peritonitis (FIP)
Ringworm
Calicivirus
Otitis
Ear Mite & Panleucop
Tungau & Scabies
Flu Kucing
Chlamydia
Gambar Parasit Kucing
Kelainan Genetik I
Kelainan Genetik II
Kelainan Genetik III
Cleft Palate
Sekilas Tentang Benjolan
Karang Gigi
Megacolon
Parasi Pada Kucing
FIV
FLUTD
Membasmi Jamur/Ringworm
Membasmi Ear Mites
Membasmi Cacing
Sekilas Tentang Toksoplasma
Fading Kitten Syndrome
Diabetes Melitus (DM)
Sedikit Tentang Chlamydiosis
Penyakit Kuning
Wasir/Ambeien/Hemorrhoid
Rhinotracheitis
Feline Infectious Peritonitis (FIP)
Ringworm
Calicivirus
Otitis
Ear Mite & Panleucop
Tungau & Scabies
Flu Kucing
Chlamydia
Gambar Parasit Kucing
Kelainan Genetik I
Kelainan Genetik II
Kelainan Genetik III
Cleft Palate
Sekilas Tentang Benjolan
Karang Gigi
Megacolon
Parasi Pada Kucing
FIV
FLUTD




.jpg)


.jpg)












